Bismiillahhhirahmannirahim
Assallammuallaikum rekan blogger
Alhamdullillah bisa ketemu lagi, semoga kabarnya pada baik yaaa … aamiin
kali ini saya akan bahas mengenai DIFRENTIATION dalam pemasaran.
langsung aja yaaa, what is DIFRENTIATION ?
Dalam bahasa inggris difrentiation berarti perbedaan, namun dalam marketing ini difrentiation yang di maksud ialah perbedaan dalam berlomba – lomba untuk kreatif dan inofatif, sama aja yaaa perbedaan juga hehehe
namun banyak perbedaan pendapat mengenai difrentiation diantaranya :
Philip Kotler
Mendefinisikan difrentiation sebagai pembedaan penawaran pasar suatu perusahaan untuk menciptakan nilai pelanggan yang unggul. Pendefinisian oleh Philip Kotler dapat ditafsirkan sebagai pemantapan pada pelayanan untuk menarik konsumen dan menghasilkan positioning dalm benak konsumen.
Hermawan Kartajaya
Mendefinisikan difrentiiation sebagai mengintegrasikan , content, context, dan infrastruktur dari apa yang ditawarkan kepada pelanggan. Dalam pendefinisian Hermawan Kartajaya dapat diartikan difrentiation dijadikan sebagai proses pemasara yang unik dan terfokus pada 3 (tiga) dimensi yaitu
content, context, dan infrastruktur.
setelah kita membandingan dari kedua pendefinisian diatas difrentiation dapat ditafsirkan sebagai proses dari inovasi yang menciptakan variatif suatu teknis pada 4P agar terdapat perbedaan dari para pesaing pasar, selan itu dalam difrentiation kita juga dapat mensegmentasikan produk yang kita pasarkan sebagai proses dalam difrentiation, ssebagai contoh produk yang dirancang untuk satu segmen target market, atau kita dapat membuat produk yang hanya dibuat dalam jumlah terbatas agar membedakan sitem produksi dan pasar pada saat di pasarkan.
Namun difrentiation yang perlu diperhatikan juga yaitu difrentiation yang mengartikan perbedaan adalah karakter yang unik yang akan menarik konsumen. Perbedaan ini akan sangat berkaitan dengan grafik pemasaran yang akan dilakukan agan – agan.
dalam melakukan difrentiation kita juga perlu melakukan research sejauh mana konsumen menyukai produk kita dan apa yang yang tidak disukai konsumen sehingga kita dapat menarik dari titik kekurangan management pasar sebagai acuan inivasi yang akan diciptakan.
dalam difrentiation kita juga dapat melakukan difrentiation dalam beberapa segmen yaitu :
Product differentiation
Service differentiation
Personel diffrentiation
Channel differentiation
Imagge differentiation
Contoh studi kasus :
Kita dapat lihat pada brand PECEL LELE LELA dimana usaha restoran yang mengangkat ikan lele sebagai menu makan yang dijadikan menu utama, dapat dilihat deferentiation pada PECEL LELE LELA ini dari segi pelayanan, dan penyajian serta menjual suasana sehingga menjadi rumah makan yang unggul dibandingkan rumah makan penjual makanan khas ikan lele lainya, dilihat dari pelayanan dari para pelayan restoran yang selalu mengatakan "selamat pagi" pada setiap pengunjung yang datang maupun pada siang, sore, atau malam hari yang mengartikan selalu semangat walau seharian beraktifitas, dari segi penyajian dapat dilihat difrentiation dari pemanipulasian resep lele yang dipadukan pada macam rempah yang ada di Indonesia seperti "lele goreng madu", lalu dilihat dari segi suasana, suana yang dijual sangat berbeda dengan suasana yang dijual oleh produsen restoran lele lainnya... suasana yang dijual di PECEL LELE LELA ini menjadi daya tarik tersendiri yang tadinya lele ditempatkan ditempat yang berbau dan jorok, namun kini suasana dibuat senyaman mungkin dan terdapat wangi - wangian pada ruanganya... serta elemen warna yang digunakanpun sangat natural dan sejuk sehingga menjadi daya tarik konsumenya tersendiri.
gimana rekan – rekan blogger ? udah lebih paham kan ? hehe
semoga bermanfaat yaaa ….
cukup sekian dulu yaaa,
refrensi diatas diambil dari sumber :
http://eprints.undip.ac.id/35600/1/STRATEGI_PEMASARAN_KOLABORATIF_SEBAGAI_UPAYA_MENCIPTAKAN_RIZAL-FARIDA.pdf
http://agusbaktiono.dosen.narotama.ac.id/files/2011/04/Marketing-10-Mendisain-Strategi-Pemasaran.pdf
Assallammuallaikum rekan blogger
Alhamdullillah bisa ketemu lagi, semoga kabarnya pada baik yaaa … aamiin
kali ini saya akan bahas mengenai DIFRENTIATION dalam pemasaran.
langsung aja yaaa, what is DIFRENTIATION ?
Dalam bahasa inggris difrentiation berarti perbedaan, namun dalam marketing ini difrentiation yang di maksud ialah perbedaan dalam berlomba – lomba untuk kreatif dan inofatif, sama aja yaaa perbedaan juga hehehe
namun banyak perbedaan pendapat mengenai difrentiation diantaranya :
Philip Kotler
Mendefinisikan difrentiation sebagai pembedaan penawaran pasar suatu perusahaan untuk menciptakan nilai pelanggan yang unggul. Pendefinisian oleh Philip Kotler dapat ditafsirkan sebagai pemantapan pada pelayanan untuk menarik konsumen dan menghasilkan positioning dalm benak konsumen.
Hermawan Kartajaya
Mendefinisikan difrentiiation sebagai mengintegrasikan , content, context, dan infrastruktur dari apa yang ditawarkan kepada pelanggan. Dalam pendefinisian Hermawan Kartajaya dapat diartikan difrentiation dijadikan sebagai proses pemasara yang unik dan terfokus pada 3 (tiga) dimensi yaitu
content, context, dan infrastruktur.
setelah kita membandingan dari kedua pendefinisian diatas difrentiation dapat ditafsirkan sebagai proses dari inovasi yang menciptakan variatif suatu teknis pada 4P agar terdapat perbedaan dari para pesaing pasar, selan itu dalam difrentiation kita juga dapat mensegmentasikan produk yang kita pasarkan sebagai proses dalam difrentiation, ssebagai contoh produk yang dirancang untuk satu segmen target market, atau kita dapat membuat produk yang hanya dibuat dalam jumlah terbatas agar membedakan sitem produksi dan pasar pada saat di pasarkan.
Namun difrentiation yang perlu diperhatikan juga yaitu difrentiation yang mengartikan perbedaan adalah karakter yang unik yang akan menarik konsumen. Perbedaan ini akan sangat berkaitan dengan grafik pemasaran yang akan dilakukan agan – agan.
dalam melakukan difrentiation kita juga perlu melakukan research sejauh mana konsumen menyukai produk kita dan apa yang yang tidak disukai konsumen sehingga kita dapat menarik dari titik kekurangan management pasar sebagai acuan inivasi yang akan diciptakan.
dalam difrentiation kita juga dapat melakukan difrentiation dalam beberapa segmen yaitu :
Product differentiation
Service differentiation
Personel diffrentiation
Channel differentiation
Imagge differentiation
Contoh studi kasus :
Kita dapat lihat pada brand PECEL LELE LELA dimana usaha restoran yang mengangkat ikan lele sebagai menu makan yang dijadikan menu utama, dapat dilihat deferentiation pada PECEL LELE LELA ini dari segi pelayanan, dan penyajian serta menjual suasana sehingga menjadi rumah makan yang unggul dibandingkan rumah makan penjual makanan khas ikan lele lainya, dilihat dari pelayanan dari para pelayan restoran yang selalu mengatakan "selamat pagi" pada setiap pengunjung yang datang maupun pada siang, sore, atau malam hari yang mengartikan selalu semangat walau seharian beraktifitas, dari segi penyajian dapat dilihat difrentiation dari pemanipulasian resep lele yang dipadukan pada macam rempah yang ada di Indonesia seperti "lele goreng madu", lalu dilihat dari segi suasana, suana yang dijual sangat berbeda dengan suasana yang dijual oleh produsen restoran lele lainnya... suasana yang dijual di PECEL LELE LELA ini menjadi daya tarik tersendiri yang tadinya lele ditempatkan ditempat yang berbau dan jorok, namun kini suasana dibuat senyaman mungkin dan terdapat wangi - wangian pada ruanganya... serta elemen warna yang digunakanpun sangat natural dan sejuk sehingga menjadi daya tarik konsumenya tersendiri.
gimana rekan – rekan blogger ? udah lebih paham kan ? hehe
semoga bermanfaat yaaa ….
cukup sekian dulu yaaa,
refrensi diatas diambil dari sumber :
http://eprints.undip.ac.id/35600/1/STRATEGI_PEMASARAN_KOLABORATIF_SEBAGAI_UPAYA_MENCIPTAKAN_RIZAL-FARIDA.pdf
http://agusbaktiono.dosen.narotama.ac.id/files/2011/04/Marketing-10-Mendisain-Strategi-Pemasaran.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar