Rabu, 18 September 2013

STP (Segmentasi, Targeting, Positioning) dalam MARKETING



Bismiillahhhirahmannirahim
Assallammuallaikum rekan blogger
Alhamdullillah bisa ketemu lag, semoga kabarnya baik yaa … aamiin
kali ini saya akan bahas mengenai STP (Segmentasi, Targeting, Positioning) hehe bahasannya aga banyak tapi ga apa yaaa semangat…

Start from Segmentasi, what is segmentasi ?
Segmentasi kalau kita telah membaca atau memahami segmentasi, segmentaasi dapat didefinisikan sebagai pembagian pasar kedalam kelompok pembeli dan dibagi menjadi beberapa segmen – segmen kecil sesuai karakteristiknya mana yang ingi kita layani.

Segmentasipun di dasarkan dari 3 (tiga) kategori yaitu Statistic dan Dinamic, lebih jelasnya  sebagai beikut
 Dalam kategori yang pertama yaitu statistik stastisti dalam segmentasi pemasaran itu pembagian yang serupa, dan tida melihat kedalam segi pelayanan dan konsumen, jadi kategorii static ini itdak berpengaruh langsung pada pemasaranya. Dalam static dpat dilihat dari 2 (dua ) yaitu geografis dan demogafis.

yang kedua yaitu kategori dynamic dalam kategori ini pemasara dibagi sesuai demogafisnya sperti umur, ukuran, jenis kelamin, pendapat, pekerjaan dan sebagainya. Pada kategori ini terbagi menjadi beberapa type dari dinimic yaitu psikografis dan prilaku.

Contoh pada segmentasi :
pada costudi kasus segmentasi pemasaran saya akan mengambil contoh dari kemasan Lafonte spagetti, pada produksinya perusahaan ini mensegmentasikan produknya dan di segmentasikan mulai dari produk untuk sekali penyajian dan untuk beberapa kali penyajian, dilihat dari pensegmentasiannya produk yang ditawarkan lebih terbagi dan ekonomis karna harga yang bervariatif sehingga bisa menyesuaikan pada semua kalangan masyarakat dan kebutuhan konsumen pada saat akan membeli produk tersebut. sehingga dapat disesuaikan.

Selanjutnya Targeting,
Targeting itu yaaa pemilihan tapi yang dimaksud pemilihan disini itu target market, targeting bisa kita definisikan sebagai pemilihan pasar yang akan dituju perusahaan sebagai sasaran untuk menawarkan produk dan pelayanannya. Jadi ini penting banget dalam marketing karna bisa dibilang ini obatnya dari 2 (dua) hal dalam pasar yaitu sebagai obat beragamnya kebutuhan masyarakat dan terbatasnya sumber dari pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen hehehe jadi marketing juga minum obat.

Contoh pada targeting :
pada targeting ini saya mengangkat studi kasus dari salah satu produsen kendaraan bermotor di Indonesia yaitu YAMAHA, pada produksi motor matic YAMAHA kali ini yaitu YAMAHA X-TRAIL yang didesain seunik mungkin yaitu matic yang dipadukan dengan desain motor trail yang ditargetkan untuk pada urbanisme dan para konsumen yang life style dan instan karena teknologi yang memberikan kekuatan motor dimedan yang lumayan xtreme namun pemakaianya yang efesien dengan mesin matic, dari segi targeting produksinya kali ini sangat diminati oleh targeting market produsen YAMAHA ini karna teknologi yang ditawarkan.

sekarang kita bahas soal positioning hehe
sebelumnya biar rekan blogger ga bingung, positioning ini bukan tempat berjualanya yaaa, melainkan sesuatu yang abstrak dalam dunia marketing. Jadi apa yaaa positioning ?
Positioning adalah penempatan perusahaan di dalam benak pelanggan atau konsumen, untuk terciptanya ingatan, kepercayaan, dan trust pada produk perusahaan. Maksudnya ngertikan ?
jadi dalam positioning produsen mencoba membangun ingatan pada konsumen dengan produk yang dipasarkan, sehingga produknya dapa menjadi top of mind dari pikirannya. Positioning ini sangat penting karena sebagai jembatan komunikastif produk produsen kepada konsumen, selain itu ini juga dapat memjadikan perusahaan sukses dalam persaingan karena ini menciptakan kepercayaan terhadap produk dan selalu menjadi produk number 1 (satu) pada konsumen.

contoh pada positioning :
pada positioning ini saya akan mengangkat studi kasus dari salah satu produsen minuman berenergi di Indonesia yaitu PROMAN, pada perusahaan ini membuat iklan yang menggambarkan kekuatan pada lelaki dan keeleganan pada jiwa lelaki, sehingga terbangunlah benak konsumennya yang merasa lebih percaya diri, selain itu karena iklan yang menggambarkan kehidupan kuat lelaki dan diperani oleh para actor gagah sehingga dapat menjadikan positioning pada fikiran konsumennya dibandingkan pesaingnya yang lain. dan produk ini lebih terfokus pada satu target market sehingga akan lebih mudah untuk membangun positioning pada benak konsumenya.

gimana rekan – rekan blogger ? udah lebih paham kan ?  hehe
semoga bermanfaat yaaa ….
cukup sekian dulu yaaa,
refrensi diatas diambil dari sumber :

http://eprints.undip.ac.id/35600/1/STRATEGI_PEMASARAN_KOLABORATIF_SEBAGAI_UPAYA_MENCIPTAKAN_RIZAL-FARIDA.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar